IndonesiaR1.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman jenazah mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang diselenggarakan di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Kehadiran Presiden menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh militer senior yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Presiden Prabowo tiba di Kantor Kementerian Pertahanan sekitar pukul 08.30 WIB. Mengenakan setelan jas hitam, Presiden langsung memasuki gedung tempat jenazah disemayamkan untuk mengikuti rangkaian prosesi penghormatan.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Selain itu, sejumlah pejabat negara, pimpinan TNI, purnawirawan, dan tokoh nasional juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ryamizard Ryacudu.

Sebelum Presiden tiba, mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah lebih dahulu hadir di Kementerian Pertahanan. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan besarnya penghormatan terhadap sosok Ryamizard yang dikenal sebagai prajurit dengan dedikasi tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rencana kehadiran Presiden Prabowo dalam upacara persemayaman sebelumnya telah disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada awak media. Saat itu, Prasetyo memastikan Presiden berencana hadir untuk memberikan penghormatan kepada almarhum.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Informasi duka tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Kepergian Ryamizard meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI, Kementerian Pertahanan, serta masyarakat Indonesia. Selama karier militernya, Ryamizard dikenal sebagai sosok yang tegas, disiplin, dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan negara.

Pria kelahiran Palembang tersebut pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sebelum dipercaya menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode 2014–2019. Selama menjabat, ia aktif mendorong penguatan sistem pertahanan nasional dan peningkatan kesiapsiagaan aparat pertahanan negara.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhum dibawa dari RSPAD Gatot Soebroto menuju rumah duka yang berlokasi di Perumahan Puri Wira Bhakti 1/1D, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Di rumah duka, keluarga, kerabat, sahabat, serta sejumlah tokoh nasional melaksanakan salat jenazah dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Prosesi persemayaman di Kementerian Pertahanan menjadi bagian dari penghormatan negara kepada almarhum yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk bangsa. Suasana haru tampak menyelimuti prosesi tersebut, terutama ketika para kolega dan keluarga mengenang jasa-jasa Ryamizard selama bertugas di lingkungan militer maupun pemerintahan.

Bagi banyak kalangan, Ryamizard bukan hanya seorang perwira tinggi TNI, tetapi juga simbol keteguhan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Pemikirannya mengenai pertahanan negara serta pengalamannya dalam dunia militer menjadikannya salah satu tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam pembangunan sektor pertahanan Indonesia.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam upacara persemayaman mencerminkan penghormatan negara terhadap jasa dan pengabdian almarhum. Selain sebagai mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard juga merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah pertahanan Indonesia modern.

Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Namun, dedikasi, semangat pengabdian, dan warisan pemikiran Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan panjang menjaga kedaulatan dan keamanan Republik Indonesia.***